Informasi Kedinasan

Politeknik Siber dan Sandi Negara (POLTEK SSN)

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dahulu, perguruan ini bernama Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN). Pada tahun 2019. Sekolah Tinggi Sandi Negara berubah nama menjadi Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) berdasarkan pertimbangan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dan Kemenristekdikti demi meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang siber serta persandian

Politeknik Siber dan Sandi Negara (POLTEK SSN)
Info Detail

Politeknik Siber dan Sandi Negara (POLTEK SSN)

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) adalah perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Dahulu, perguruan ini bernama Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN). Pada tahun 2019. Sekolah Tinggi Sandi Negara berubah nama menjadi Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) berdasarkan pertimbangan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara dan Kemenristekdikti demi meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang siber serta persandian.

Terbentuknya POLTEK SSN berawal dari pendidikan sandi pada tahun 1946, bersamaan dengan berdirinya organisasi sandi di Kementerian Pertahanan, yang pada saat itu dikenal dengan nama Bagian Code Kementerian Pertahanan Bagian B (Intelijen). Pada tahun 1947 dibentuk pendidikan sandi dengan sistem magang. Setelah organisasi persandian ditingkatkan statusnya menjadi suatu badan/lembaga tersendiri bernama Djawatan sandi pada tahun 1950, sistem pendidikan sandi disempurnakan menjadi pendidikan Sandiman dan Juru Sandi. Karena pendidikan Sandiman dinilai kurang dalam analisis kriptografi, maka dibentuk pendidikan Ahli Sandi –Brevet A dan Brevet B. Meskipun demikian, pendidikan Sandiman dan Juru Sandi tetap ada dengan nama Diklat Sandiman -Ahli Sandi Tingkat II dan Juru Sandi –Ahli Sandi Tingkat I.

Pada akhir tahun 1969 dibuka pendidikan Ahli Sandi Gaya Baru yang menggunakan kurikulum gabungan Pendidikan Ahli Sandi Brevet A dan Pendidikan sandiman. Pada tahun 1973 pendidikan Ahli Sandi Gaya Baru dinyatakan secara de facto sebagai Akademi Sandi Negara (AKSARA). Hal tersebut dikuatkan dengan Surat Keputusan Ketua Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) No. 078.II.4.74 tahun 1974 dan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0135/U/1975 tentang pengesahan Akademi Sandi Negara.

Melalui proses penilaian dan peninjauan mengenai kelayakan sistem pendidikan, kurikulum, sarana dan prasarana, maka berdasarkan surat Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Nomor 19/MPN/02 tahun 2002 Mendiknas menilai (D-III) AKSARA laik untuk ditingkatkan menjadi (D-IV) Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN). Berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 22 tahun 2003 menetapkan tentang Pendirian STSN. Keputusan Presiden RI ini menetapkan pula bahwa AKSARA diintegrasikan ke dalam Sekolah Tinggi Sandi Negara.

STSN membuka pendidikan untuk angkatan I di tahun 2002. Pada tahun ini pendidikan akademik diselenggarakan berdasarkan kurikulum 2002. Kurikulum 2002 mengatur STSN untuk menyelenggarakan dua bidang studi, yaitu Manajemen Persandian dan Teknik Persandian. Teknik Persandian sendiri dibagi lagi menjadi 2 bidang minat yaitu Teknik Rancang Bangun dan Teknik Kripto. Perjalanan panjang STSN hingga tahun 2019 melalui empat kali perubahan kurikulum, menyesuaikan kebutuhan pengguna dan kemajuan dunia pendidikan. Kurikulum STSN mengalami revisi di tahun 2004, 2005, 2007, dan terakhir kurikulum yang digunakan adalah revisi di tahun 2016.

Melalui pertimbangan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Peraturan BSSN Nomor 12 tahun 2019, bahwa dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang siber dan sandi bagi BSSN dan Kementerian/Lembaga lain, dilakukan perubahan kelembagaan Sekolah Tinggi Sandi Negara menjadi Politeknik Siber dan Sandi Negara (POLTEK SSN). Perubahan menjadi POLTEK SSN juga berdasarkan surat Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 03/M/I/2018 dan berdasarkan persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/1007/M.KT.01/2019. Sejarah panjang terbentuknya POLTEK SSN menjadikannya sebagai Perguruan Tinggi yang unggul dalam persandian dan serius dalam keamanan siber.

Prospek Lulusan

Lulusan Poltek SSN dapat diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atau instansi pemerintah lainnya baik di pusat maupun di daerah sesuai dengan formasi yang tersedia.

Keahlian

|Cryptographic Engineer| Information Security Practitioner| Information Security Analyst| Network Security Engineer| Network & Web Penetration Tester| Hardware Security Engineer| Software Security Engineer|

Kompetensi

Kemampuan menganalisis, merancang, dan mengimplementasikan sistem kriptografi dan/atau mengelola, mengevaluasi, mengembangkan keamanan siber dan persandian negara seutuhnya sehingga dapat mendukung pemerintah dalam aspek pertahanan dan keamanan negara.

Karakter

Kemampuan menumbuhkembangkan kreativitas dan pemikiran untuk mewujudkan keseimbangan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual sebagai kader pemerintahan di bidang keamanan siber dan persandian.

Poltek SSN memiliki 3 (tiga) Program Studi Diploma IV (empat) dengan sistem paket yang harus diselesaikan dalam 8 (delapan) semester selama 4 (empat) tahun.

Rekayasa Keamanan Siber

Kurikulum Program Studi (Prodi) Rekayasa Keamanan Siber (RKS) telah disusun pada tahun 2016 berdasarkan perkembangan terkini dalam keamanan siber, sehingga diyakini dapat menjawab tantangan tugas Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di ranah keamanan siber.

Prodi RKS merupakan jenis program studi terapan (vokasi) sehingga untuk setiap Satuan Kredit Semester (SKS) alokasi pengajaran yang diberikan memenuhi komposisi 40% teori dan 60% praktikum/ responsi.

Prodi RKS memiliki kurang lebih 2434 jam praktikum untuk mencapai kompetensi keahlian/ keterampilan khusus lulusan prodi.

Rekayasa Kriptografi

Program studi (prodi) Rekayasa Kriptografi (RK) memiliki 2 (dua) bidang minat, yaitu:

    1. Bidang Minat Rekayasa Sistem Kriptografi
    2. Bidang Minat Rekayasa Perangkat Lunak Kriptografi

Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi

Prodi Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi melakukan pengembangan ilmu spesifik yang berkaitan dengan Embedded System Computer Engineering, Cyber Phisical System, dan Cryptographic Hardware Engineering.

Jl. Raya H. Usa, Putat Nutug, Kec. Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16120

Website : https://www.poltekssn.ac.id/
Instagram : https://www.instagram.com/poltekssn/
Twitter : https://www.twitter.com/spmb_poltekssn/

Saat nya Lulus AKPOL, AKMIL dan SEKOLAH KEDINASAN bersama AKADEMI TARUNA..!

Beri review